Agenda Gerakan Feminis untuk mendukung Keluarga dan Ibu Rumah Tangga

1. Adanya fasilitas pendidikan yang memadai dari usia 0 bulan hingga usia dewasa

Fasilitas ini dilengkapi dengan penitipan anak (daycare) yang gratis atau murah dan disubsidi oleh pemerintah. Fasilitas penitipan anak juga harus ada dalam skala perkampungan, desa, kantor-kantor, sekolah dan seterusnya sehingga dapat diakses oleh orang tua kelas pekerja.

2. Perbaikan lingkungan tempat tinggal bagi seluruh keluarga di Indonesia

Hal ini berkaitan dalam bentuk kemudahan akses terhadap tempat tinggal yang aman, kondusif, sehat, dan ramah anak.

3. Perbaikan fasilitas kesehatan dan sanitasi

Fasilitas ini harus ada di pedesaan maupun di perkotaan dan terus ditingkatkan layanannya, disertai dengan menghapus pajak terhadap alat kesehatan. Ketersediaan fasilitas kesehatan yang baik dan responsif sangat dibutuhkan oleh ibu dan anak-anak untuk dapat memiliki kesempatan hidup sehat. Fasilitas ini juga harus menyediakan pembalut, vaksin dan imunisasi gratis hingga ruang laktasi di fasilitas publik termasuk susu formula gratis.

4. Proteksi legal yang kuat dan responsif untuk korban KDRT dan kekerasan seksual

Layanan ini harus bisa disediakan dan memiliki tingkat respons yang tinggi baik di pedesaan maupun di perkotaan. Ketersediaan fasilitas kesehatan yang baik sangat dibutuhkan oleh ibu dan anak-anak.

5. Mendorong partisipasi laki-laki

Wujudkan partisipasi laki-laki yang lebih tinggi dalam kegiatan mengasuh anak dan pekerjaan domestik/rumah tangga.

6. Memasukkan dan mewajibkan kurikulum pekerjaan domestik (home economics) dalam pendidikan

Pendidikan ini diwajibkan untuk semua gender. Seperti mengadakan kelas memasak untuk anak lelaki dan perempuan.

7. Terwujudnya situasi dunia kerja yang kondusif bagi pertumbuhan keluarga

Situasi kerja yang ramah keluarga hanya akan bisa diwujudkan jika ada upah layak, jam kerja fleksibel dan terkontrol untuk pasangan agar dapat mengurus anak bersama-sama. Paternity leave/Maternity leave/Parental Leave (cuti melahirkan) untuk semua gender.

8. Hubungan dalam keluarga harus dilandansi oleh cinta dan kasih sayang

Pasangan harus saling menghormati, jujur dan menghindari hal-hal yang berpotensi untuk menyakiti satu sama lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *